Virtual queue, Fast Track, dan tiket masuk
Anak tidak perlu berdiri setengah jam di bawah matahari untuk satu putaran. Dengan virtual queue, orang tua ambil giliran sekali, lalu keluarga bisa makan, foto, atau main di wahana lain.
Fast Track jalur berbayar untuk melewati barisan, sedangkan virtual queue memberi semua pengunjung urutan yang sama. Tiket masuk dan Fast Track tetap di sistem yang sekarang kamu pakai.
Satu keluarga, satu giliran
Di hari libur, foto QR gampang beredar di grup keluarga besar. QR dinamis dan geofence membuat giliran hanya bisa diambil pengunjung yang sudah di area. Caranya di halaman Waitlist.
Waiver orang tua sebelum bermain
Trampolin, flying fox, atau area panjat biasanya butuh persetujuan orang tua. Pasang Surat Persetujuan Tamu per wahana, termasuk syarat tinggi badan. Orang tua centang atau tanda tangan di HP sebelum ambil giliran, dan masa berlakunya bisa 12 bulan untuk yang sering datang.
Data anak secukupnya
Orang tua mendaftar dengan nama dan nomor HP sendiri, jadi anak tidak perlu didaftarkan. Info tambahan bisa ditanyakan lewat Form Data Tamu, seperlunya saja.
Nomor HP orang tua juga bisa dipakai untuk stempel dan promo musim liburan lewat WhatsApp CRM. Mengajak kembali pengunjung lama butuh Pro, sebab Free hanya membuka 7 hari terakhir.
Istilah yang dipahami petugas wahana
Di Flow, unitnya disebut Wahana. Petugas tap Naikkan saat rombongan masuk, status jadi Berjalan, lalu kembali Siap setelah ditandai Selesai.
Loket tiket dan waktu tunggu panjang
Atraksi dengan beberapa loket bisa menyalakan Mode Loket. Nomor dan nama loket tampil dan diucapkan di TV.
Saat menunggunya lama, Hadiah Menunggu memberi pilihan hadiah kecil, misalnya voucher minuman untuk kunjungan berikutnya. Bawaannya mati.